Kubu Raya: Pariwisata
Headlines News :
Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Pariwisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pariwisata. Tampilkan semua postingan

Wisata Gunung Wangkang

Written By Unknown on Kamis, 07 Juni 2012 | 10.46

Gunung wangkang merupakan sebutan untuk sebuah puncak gunung yang mengelilingi Desa Sungai Bemban Kecamatan Kubu Kabupaten Kubu Raya. Posisi gunung wangkang ini sangat strategis dimana ketika kita berada di puncak gunung tersebut maka kita bisa mengamati wilayah yang berada di sekitar gunung dari ketinggian gunung wangkang tersebut. Lokasi yang didominasi dengan batu-batu besar yang menjorok keluar memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk bisa mengamati dan menikmati pemandangan yang begitu indah dengan jarak pandang sejauh mata memandang. Gunung yang terletak di Desa Sungai Bemban ini jika kita berada di puncaknya dengan kondisi cuaca yang cerah dan tidak kabut memungkinkan pendaki bisa mengamati hingga tampak menara-menara yang terdapat di kota pontianak, kubu serta berbagai corak alam yang terdapat di wilayah tersebut.
Hingga saat ini, potensi pariwisata gunung wangkang hanya ter-ekspos di kalangan masyarakat yang berada di wilayah kubu raya khususnya kecamatan-kaecamatan yang berada di sekitar desa sungai bemban, seperti teluk pakedai, kubu, rasau jaya, sungai kakap dan lain sebagainya.
Umumnya pengunjung adalah dari kalangan remaja sebab untuk mencapai puncak butuh perjuangan yang ekstra sehingga tidak semua orang akan sanggup menempuhnya. Oleh sebab itu, lebih tepatnya wisata ini disebut sebagai wisata mendaki gunung. Puncak keramaian pengunjung adalah pada saat liburan khususnya liburan perayaan Hari Besar Islam yaitu lebaran, puncak keramaian jumlah pengunjung bisa mencapai ratusan bahkan ribuan dalam sehari.
Potensi ini jika digali dan dikembangkan, bukan suatu yang mustahil bisa maju dan dapat mensejahterakan masyarakat yang berada di sekitar blokasi tersebut, sebab lokasinya tidak jauh dari kota pontianak yaitu 2 jam perjalanan.
Kurangnya upaya untuk mempromosikan serta infrastruktur yang kurang memadai membuat wisatawan akan berfikir dua kali untuk mengunjungi gunung wangkang ini, sebab bisa dikatatakan pergi ke lokasi justru “mencari penyakit”. Buruknya kondisi jalan diperparah lagi jika terjadi hujan membuat jalan seperti “kubangan kerbau”. Tapi kini wisatawan tidak perlu khawatir lagi, berkat perjuangan masyarakat setempat serta dukungan dari pemerintah Kabupaten Kubu Raya, sejak awal tahun 2012 ini kondisi jalan sudah mulai dibangun. Disamping itu, dengan adanya proyek kelapa sawit yang berada di sekeliling gunung telah menciptakan akses jalan yang cukup memadai sehingga waktu tempuh bisa lebih dipersingkat.
Disamping potensi pariwisata gunung wangkang, istimewanya desa Sungai Bemban yaitu warga masyarakatnya yang Ramah sehingga anda tidak perlu takut lapar sebab mereka siap berbagi hasil perkebunan mereka seperti ubi, kelapa, maupun pisang.
Oleh sebab itu, Jangan mau ketinggalan, jelajahi gunungnya, nikmati pemandangannya dan rasakan kebersamaannya. Gunung Wangkang dan warga Sungai Bemban siap menyambut kedatangan anda.

Bangun Desa Mandiri Berbasis Desa Enterpreneur

Desa Enterpreneur merupakan konsep pengembangan desa mandiri berbasis wirausaha yang digeluti oleh masyarakat setempat dengan mengelola dan memanfaatkan sumber daya Alam. Konsep desa Enterpreneur ini didesain dengan membangun generasi enterpreneur masyarakat desa yang mana konsep kerja adalah sebagai wirausahawan dan tidak hanya sekadar menggali potensi alam. Dengan adanya konsep wirausaha ini, masyarakat akan dilatih bagaimana mengembangkan hasil yang mereka usahakan agar tidak sebatas untuk makan, namun dikelola menjadi barang yang bernilai ekonomi yang lebih tinggi. Sebagai contoh Kecamatan Rasau Jaya yang dikenal dengan lahan gambut yang sangat cocok untuk perkebunan Nanas. Dengan konsep desa Enterpreneur ini, petani tidak hanya memproduksi nanas yang kemudian menjual nanas tersebut dipasar, dapat uang, beli barang belanjaan kemudian pulang sampai kerumah sudah tidak memiliki uang karena habis untuk belanja hari itu juga. Lalu dimana usaha kita untuk mengembangkan pertaniannya? Dengan konsep Desa Enterpreneur kita berusaha mengubah konsep tersebut, petani yang menghasilkan nanas akan kita tahan nanas tersebut dan diwajibkan dijual di koperasi yang dibentuk oleh pelaksana. Kewajiban pelaksana dan koperasi adalah menciptakan industri pengolahan nanas menjadi barang jadi atau setengah jadi, misal seperti dibuat selai atau diolah menjadi minuman segar yang kemudian dipacking dengan sistem modern yang kemudian dipasarkan, bukankah hasilnya akan lebih bernilai jual lebih tinggi? Terlebih jika kita bisa menembus pasar ekspor. Dan ini adalah tugas pemerintah membuka jalur bagaimana produk desa tersebut bisa terekspose dimanca negara sehingga produk tersebut bisa tembus. Dengan konsep demikian, disamping hasil alam terkelola dengan baik, petani juga tidak khawatir dimana akan memasarkan produk mereka. Begitu juga dengan potensi lainnya, kita akan bermimpi tinggi jika kita hanya membahas potensi. Kita selalu bertanya potensi apa yang dimiliki oleh daerah ini, potensi apa yang dimiliki daerah itu dan lain sebagainya. Semuanya akan sia-sia dan buang-buang waktu dan tenaga untuk mengusut tentang potensi jika tanpa adanya pengelolaan berkelanjutan.
Hadirnya program enterpreneur ini diharapkan bisa membantu pemerintah didalam mengembangkan masyarakat terutama yang berada dipedesaan yang belum tersentuh pembangunan. Akan sangat dibutuhkan segala bentuk dukungan dari seluruh elemen masyarakat, partisipasi serta apresiasi mereka untuk menciptakan perbaikan ekonomi dan konsep pengelolaan sumber daya Alam.
Didalam pembangunan dan pengembangan desa Enterpreneur ini akan juga akan disiapkan tenaga khusus guna menumbuhkan, membina, melatih dan mengembangkan jiwa Enterpreneur dikalangan masyarakat desa agar semangat mereka untuk menjadi wirausahawan desa tidak pernah pudar. Pelatihan juga akan berisi pengembangan metode-metode didalam meningkatkan hasil produksi.
Pengelolaan dengan program Desa Enterpreneur ini diharapkan bisa menjadi wadah untuk menyalurkan dan memasarkan hasil alam yang telah diusahakan oleh masyarakat setempat. Disamping itu, selain sebagai media penyaluran kita juga akan mengusahakan pengolahan barang mentah menjadi barang setengah jadi maupun barang jadi yang kemudian dipasarkan ke masyarakat setempat maupun keluar daerah.
Konsep pengembangan desa Enterpreneur ini merupakan program yang sedang dirancang oleh mahasiswa Universitas Tanjungpura Fakultas Ekonomi Syafariah Dewi Lestari dibawah penanggung jawab oleh Ibu Helma Malini, SE. MM. Kita berharap program yang sangat baik ini bisa terlaksana dan bisa memberikan solusi segala permasalahan yang dihadapi masyarakat serta mendapat dukungan secara penuh dari Pemerintah Kabuipaten Kubu Raya.

Daftar Isi

 
Didukung Oleht : Blog Inspirasi Copyright © 2011. Kubu Raya - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger